JIKA WAKTU NAMPAK BEGITU LAMA, MAKA PERCEPATLAH KESUKSESAN ANDA. ANDA MEMANG TAK DAPAT MENGALAHKAN WAKTU, TETAPI WAKTU DAPAT MEMAHAMI KAPAN IA HARUS MENGALAH

Memilih Pasangan Idaman Dunia Akhirat


Aku tidak mencari perempuan yang mau diajak hidup susah, karena tak pernah terlintas dalam pikiran untuk menjadikan perempuan yang kucintai hidup dalam kesusahan. Perempuanku adalah perempuan yang mau diajak berjuang, mencapai sukses. Perempuanku adalah kesetiaan dalam suka dan duka. Berjuang bersama bukan menderita bersama.
Jadilah pria yang membawa perempuanmu dalam berjuang untuk kebahagiaan, jangan mengajaknya untuk hidup dalam penderitaan. Kau bisa memberi tanpa cinta, namun tidak akan pernah bisa mencintai tanpa memberi
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,:
“Jika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.” (HR. Tirmidzi. Al Albani berkata dalam Adh Dho’ifah bahwa hadits ini hasan lighoirihi)
.
Jika demikian, maka ilmu agama adalah poin penting yang menjadi perhatian dalam memilih pasangan. Karena bagaimana mungkin seseorang dapat menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, padahal dia tidak tahu apa saja yang diperintahkan oleh Allah dan apa saja yang dilarang oleh-Nya? Dan disinilah diperlukan ilmu agama untuk mengetahuinya.
.
Maka pilihlah calon pasangan hidup yang memiliki pemahaman yang baik tentang agama. Karena salah satu tanda orang yang diberi kebaikan oleh Allah adalah memiliki pemahaman agama yang baik. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Orang yang dikehendaki oleh Allah untuk mendapat kebaikan akan dipahamkan terhadap ilmu agama.” (HR. Bukhari-Muslim)
Banyak dalil yang menunjukkan anjuran ini. Di antaranya firman Allah Ta’ala,
 “Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji pula. Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula.” (QS. An Nur: 26)
Al Bukhari pun dalam kitab shahihnya membuat Bab Al Akfaa fid Diin (Sekufu dalam agama) kemudian di dalamnya terdapat hadits,
 “Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih karena agamanya (keislamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.” (HR. Bukhari-Muslim)


Previous
Next Post »

Jasa Pasang Iklan